Publikasi Media
| Berita |
| Arsip Berita |
| Tulisan |
Welcome
| Beranda |
| Hubungi Kami |
| Links |
| TENTANG KAMI |
| PUBLIKASI |
| SEARCH |
Kampanye
| Bulletin |
| Buku |
| Poster |
| Kertas Posisi |
Login Form
Random Photo
| Butuh Rp20 M Benahi Pendidikan Poso |
|
|
|
| Ditulis Oleh iyan | |
| Senin, 24 Oktober 2011 | |
|
Mercusuar,20\10-2011
Butuh Rp20 M Benahi Pendidikan Poso POSO, MERCUSUAR- Dinas pendidikan Pemuda dan olahraga (disdikpra) Poso mengaku membutuhkan anggaran sedikitnya Rp20 miliar untuk membenahi infrastruktur sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Poso. Anggaran sebesar itu dimaksudkan untuk menjawabkan semua kebutuhan pembangunan dan perlengkapan mobiler sekolah baik dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah sekolah atas. “Kebutuhan anggaran masih sangat besar, sedikitnya ada Rp20 miliar yang masih kita butuhkan untuk menjawab semua kebutuhan di dunia pendidikan khususnya di Kabupaten Poso saat ini,” kata kepala dinas Dikpora Poso Berlin Motoneng saat di temui Rabu kemarin saat usai membawakan materi soal konsultasi publik menyangkut Raperda pendidikan damai dan multi kultur Sulteng yang digelar di Hotel Wisata Poso. Dia tidak menutup mata dengan segala kekurangan fasilitas sekolah berikut mobiler yang masih dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan di sejumlah sekolah yang ada, sebaimana yang kerap diberitakan selama ini. Semua pemberitaan soal sekolah saya ikuti, kenyataannya memang seperti itu. Tapi kami juga di Dinas sedang mengusahakan agar anggaran untuk itu bisa terpenuhi,” ujar Berlin. Dia menargetkan, tahun 2012 mendatang, sebagian dari kebutuhan itu akan segera terpenuhi. Kita upayakan tahun 2012 semua kekurangan itu bisa di minimalisir, meski itu tidak mungkin kita lakukan sekaligus, namun secara bertahap dengan melihat yang paling prioritas. Namun kesemuanya juga terkandung pada kesiapan anggaran yang ada Selain untuk membangun ruang kelas baru berikut mobiler sekolah, dana sebesar itu ungkap Berlin juga diperuntungkan untuk melakukan rehab gedung-gedung sekolah yang sudah mulai rusak dimakan usia. “Belum lagi akan ada sekolah baru yang akan dibangun termaksuk salah satu SMK Perikanan di Kecamatan Lage, semua itu tentu mebutuhkan biaya yang tidak sedikit,” tambah Berlin.. Khusus pada tahun 2011 ini kata Berlin, jumlah anggaran yang dialokasikan bagi pendidikan sebesar Rp21 miliar yang bersumber dari dana Alokasi khusus (DAK). Selain dak masih ada lagi anggaran block grand ang peruntukannya langsung diberikannya ke sekolah masing-masing. Menanggapi pemberitaan soal sekolah yang masih minim fasilitas, Berlin mengaku semuanya sudah disampaikan oleh pihak sekolah melalui Musrembang. “Meski tidak disampaikan langsung ke dinas, namun ternyata semua kebutuhan itu sudah tertuang dalam Musrembang,” ungkapnya, Selain Berlin Matoneng, tampil sebagai pembicara dalam diskusi konsultasi publik mengenai naskah akademis Ranperda pendidikan damai dan multikultur yang digelar Perhimpunan Bantuan Hukum Rakyat (PBHR) itu, Surahman SH salah seorang doen Fakultas Hukum Universitas Tadulako Palu. Dalam kegiatan itu salah satu peserta Malik Syahadat menyatakan, semua sudah disampaikan tidak akan berarti bila tidak mendapat dukungan penuh dari pemerintah. ULY |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Konsultasi Hukum

Jika Anda punya persoalan menyangkut hukum. Silahkan konsultasikan kepada kami. Anda bisa datang langsung ke kantor kami. Konsultasi juga bisa melalui email. Melalui email silahkan klick sini












