Publikasi Media
| Berita |
| Arsip Berita |
| Tulisan |
Welcome
| Beranda |
| Hubungi Kami |
| Links |
| TENTANG KAMI |
| PUBLIKASI |
| SEARCH |
Kampanye
| Bulletin |
| Buku |
| Poster |
| Kertas Posisi |
Login Form
Random Photo
Beranda
| Perwali Bisa Sebabkan Konflik |
|
|
|
| Ditulis Oleh iyan | |
| Senin, 22 Agustus 2011 | |
|
Media Alkhairaat, 16 Agustus 2011 Perwali Bisa Sebabkan Konflik PALU, MERCUSUAR – Akademisi hukum tata Negara Universitas Tadulako, Dr. Aminuddin Kasim menilai konflik yang terjadi di Palu tidak bisa dipandang dari sisi social dan kebudayaan semata. Namun, juga dapat disebabkan oleh factor politik, seperti dikeluarkannya Peraturan Walikota (Perwali) yang menyebabkan pertentangan di Poboya, antara pemilik modal, pengusaha, dan masyarakat.
Selain itu, statement para pejabat juga dapat menyebabkan konflik jika salah bicara. “Jadi, para pejabat harus berhati-hati dalam berbicara,” demikian kata Aminuddin Kasim pada pertemuan koordinasi Advokasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) system- peringatan dini dan tanggap konflik, senin (15/8). Diskusi yang digagas Perhimpunan Bantuan Hukum Rakyat (PBHR) Sulteng ini digelar disebuah rumah makan di Kelurahan Talise dan berakhir dengan buka puasa bersama. Akademisi Untad lainnya, Ritha Safitri Lapasare, mengatkan banyak sekali konflik yangn terjadi di Palu, seperti yang terjadi di Lambara, Layana, Masomba dan lain-lain. Yang harus dipikirkan bagimana cara menangani konflik sebelum terjadi. Dan susunan Perda nantinya harus disesuaikan dengan kondisi saat ini.CR4. |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Konsultasi Hukum

Jika Anda punya persoalan menyangkut hukum. Silahkan konsultasikan kepada kami. Anda bisa datang langsung ke kantor kami. Konsultasi juga bisa melalui email. Melalui email silahkan klick sini












