<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<!-- generator="FeedCreator 1.7.2" -->
<rss version="2.0">
	<channel>
		<title>Joomla! powered Site</title>
		<description>Joomla! site syndication</description>
		<link>http://pbhrsulteng.org</link>
		<lastBuildDate>Thu, 11 Mar 2010 04:11:01 +0100</lastBuildDate>
		<generator>FeedCreator 1.7.2</generator>
		<image>
			<url>http://pbhrsulteng.org/images/M_images/joomla_rss.png</url>
			<title>Powered by Joomla!</title>
			<link>http://pbhrsulteng.org</link>
			<description>Joomla! site syndication</description>
		</image>
		<item>
			<title>Bupati Touna Harus Diperiksa!</title>
			<link>http://pbhrsulteng.org/content/view/286/104/</link>
			<description>Mercusuar, Senin. 8 Maret 2010Bupati Touna Harus Diperiksa!PALU, MERCUSUAR &amp;ndash; Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah didesak untuk segera memeriksa Bupati Tojo Unauna (Touna) Damsik Ladjalani, karena ikut bertandatangan di kontrak kerja pada proyek pasca bencana alam yaitu normalisasi empat sungai di Kabupaten Touna.</description>
			<category>Berita - Berita</category>
			<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 00:11:26 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>POLEMIK ALOKASI ADD</title>
			<link>http://pbhrsulteng.org/content/view/285/104/</link>
			<description>Media Alkhairaat, kamis. 21 Januari 2010POLEMIK ALOKASI ADD.PBHR: Masyarakat Harus DilibatkanPalu -  berkaitan dengan alokasi Dana Intensif Daerah (DID) Kota Palu tahun anggaran 2010 sebesar Rp20.738 miliar untuk sector pendidikan, Pemkot dan DPRD Palu seharusnya mengelola secara transparan dengan pelibatan publik.   Demikian diungkapkan Devisi Democratik Governance PBHR Sulteng, Ferry Anwar, rabu (20/1) dalam rilisnya.</description>
			<category>Berita - Berita</category>
			<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 00:28:34 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Pengalihan ADD</title>
			<link>http://pbhrsulteng.org/content/view/284/104/</link>
			<description>SKH, Mercusuar, Selasa. 19 Januari 2010Pengalihan ADD.Di Duga Ada Makar, Diskriminasi Pemerintah DesaLaporan Temu Sutrisno     Pengalihan Alokasi Dana Desa (ADD) pada beberapa pemerintah kabupaten (Pemkab), dinilai sebagai bentuk diskriminasi terhadap pemerintah desa dan rakyat di pedasaan. Penilaian itu mencuat dalam diskusi Mercusuar dengan narasumber Direktur Perhimpunan Bantuan Hukum Rakyat (PBHR) Sulteng Muh Masykur dan mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi (Deprov) Sulteng, Helmy D Yambas.</description>
			<category>Berita - Berita</category>
			<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 03:26:42 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Puskesmas dan Rumah Sakit Dinilai Diskriminatif</title>
			<link>http://pbhrsulteng.org/content/view/283/104/</link>
			<description>Media Alkhairaat, Senin. 18 Januari 2010Puskesmas dan Rumah Sakit Dinilai DiskriminatifPALU &amp;ndash; Standar pelayanan Rumah Sakit atau Puskesmas di palu belum memuaskan. Bahkan prakteknya dinilai diskriminatif dan cenderung menyimpang dari peraturan perundang-undangan.</description>
			<category>Berita - Berita</category>
			<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 02:17:09 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Catatan Bersama Akhir Tahun 2009</title>
			<link>http://pbhrsulteng.org/content/view/282/104/</link>
			<description>SKH Mercusuar, Rabu, 23 Desember 2009Catatan Akhir Tahun 2009:PBHR Sulteng, LPSHAM Sulteng, KPPA, LBH Sulteng, dan Kontras Sulawesi&amp;bull; Penegakan HAM   Kasus Kekerasan Aparat Penegak Hukum</description>
			<category>Berita - Berita</category>
			<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 02:13:37 +0100</pubDate>
		</item>
	</channel>
</rss>
