|
Ditulis Oleh Ezra
|
|
Jumat, 31 Juli 2009 |
|
Garda Sulteng, Kamis 30 Juli 2009 Sikapi Kondisi Listrik PBHR Sulteng Siap Back Up Tuntutan Warga Kota Palu
Palu, Garda Sulteng – Tudingan gertak sambel yang dikemukakan Anggota DPRD Kota Palu Mansyur T DG Manese kepada lembaga Perhimpunan Bantuan Hukum Rakyat (PBHR) Sulawesi tengah, sehubungan dengan belum direalisasikanya janji PBHR melakukan penuntutan kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Sulutenggo atas masalah pemadaman listrik yang tidak beraturan dan berdampak pada kerugian materil Masyarakat Kota Palu sebagaimana dilansir Garda Sulteng edisi Rabu 29 Juni kemarin, ditangapi serius oleh PBHR Sulteng, Sahrul SH, Staf Advokasi PBHR Sulteng kepada media Rabu (29/7) kemarin.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Jumat, 31 Juli 2009 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh Ferry
|
|
Sabtu, 03 Januari 2009 |
|
MERCUSUAR, Juma’at, 2 Januari 2009 Penanganan Korupsi 2008 Kinerja Kejati “Buruk “ Palu, Mercusuar - Perhimpunan Bantuan Hukum Rakyat (PBHR) Sulteng menilai, kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng beserta jajarannya sepanjang 2008 “buruk” dalam hal penuntasan tindak pidana korupsi dan penyelamatan aset (kekayaan) negara/daerah yang telah dikorup. Hal ini terungkap dalam konferensi pers PBHR di kantornya rabu (31/12) yang bertajuk Laporan Monitoring dan Evaluasi Kinerja Kejati Sulteng dalam Penanganan Perkara Korupsi 2008. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Kamis, 18 Juni 2009 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh Ferry
|
|
Selasa, 28 Oktober 2008 |
|
SKH Radar Sulteng, Selasa 28 Oktober 2008 PBHR Sulteng, Launching PSHR Perhimpunan bantuan Hukum Rakyat (PBHR) Sulawesi Tengah mendirikan Pusat Sumberdaya Hukum Rakyat (PSHR). Sabtu (25/10) lalu, PSHR ini di-launching. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Murad U Nasir (Ketua DPRD Sulteng), Rusdy Mastura (Walikota Palu), H. Aslan Rambagau (Ketua Komisi Bidang Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) DPRD Kab. Donggala), Diani Sadyawati (Direktur Hukum dan Hak Asasi Manusia - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Thomas Crick (Project Maneger (UNDP), Ratnawati (Kepala Biro Hukum PemProv Sulteng), Moh. Thaslim Ntosa (Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Parigi Moutong), Sejumlah Pimpinan NGO di kota Palu, mahasiswa serta masyarakat.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Kamis, 18 Juni 2009 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh Muh. Masykur
|
|
Rabu, 06 Agustus 2008 |
|
Media Al Khairaat, 28 Juli 2008 Sulawesi Tengah di Kepung Bencana Alam dan Investasi Oleh: Muh. Masykur M
Banjir dan tanah longsor kembali melanda hampir di seluruh wilayah Sulawesi Tengah. Bencana alam kali ini sama seperti bencana alam sebelumnya— seperti banjir bandang dan tanah longsor di Kab Morowali (22/7/2007)—mengakibatkan korban jiwa sedikitnya 5 orang dan beragam kerugian lainnya. Fenomena bencana banjir di Sulteng tidak lagi menjadi cerita baru, seperti halnya di daerah-daerah lainnya di Indonesia. Dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini hampir seluruh wilayah kabupaten di Sulteng menjadi langganan banjir (Donggala, Parimo, Tolitoli, Luwuk, Boul, Touna dan Kota Palu). Daerah ini pun pada akhirnya di kepung dengan banjir. Setidaknya hal ini menjadi lebih mencengangkan karena eskalasi bencana alam dan sebarannya terjadi secara merata.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 Berikutnya > Akhir >>
|